Wednesday, March 31, 2010

hide side of life

PART 3 : KEHIDUPAN DI LUAR KAMAR DAN RUMAH





malam ini aku tetap memandangi langit yang kelam dan semakin menghitam. tapi kenapa tak ada setetespun air hujan? menyesal aku menunggu sang hujan. kutarik kursiku ke dalam kamar dan mulai menutup jendela * lebih tepat kubilang pintu* balkon dan menyalakan lampu kamar.



sigh! aku tergoda dengan layar laptop yang seakan memanggilku. di sana banyak anak kata yang terdiam dan tidur. mungkin sudah kenalan sama yang baru sampai di kertas putih.



akhirnya aku memilih untuk mulai duduk dan menghadap layar laptopku. mulai mengetik huruf demi huruf.



minggu depan aku sekolah *LAGI* setelah sekian lama aku di kamar a.k.a rumah.







oke, kita mulai saja pembicaraan tentang sekolah.

"sekolah, hanya tempat seperti penjara dengan sistem senioritas dan keSERAGAMan. layaknya penjara di mana para penghuninya memakai seragam yang sama dan melakukan aktifitas yang hanya ituitu saja. hanya menurut apa kata sang pimpinan. sekolah, tempat dimana seharusnya murid di DIDIK tapi rupanya sekarang sudah berganti jadi tempat anak di ANCAM. salah sedikit, kena point. point itu bukan sebagai REWARD tapi PUNISHMENT. sekolah, tempat yang begitu luas yang hanya dapat di tinggali oleh beberapa ratus anakanak berseragam sama dan beberapa orang dewasa yang juga berSERAGAM di sebut guru dan tetekbengeknya. sekolah, tempat di mana sang papan tulis kotor lalau di bersihkan lagi. kotor lagi, di bersihkan lagi. seterusnya. sekolah, tempat di mana samapahsampah menggunung. tempat untuk melatih kosakata KOTOR baru yang terlarang di ucap di rumah. tempat untuk membuang bukubuku yang malas di simpan di rumah. tempat untuk merubah para anakanak yang biasa di sebut siswa menjadi pemberani dan pembangkang untuk lingkungan rumahnya..."

(to be continued)

No comments: