Sunday, March 28, 2010

hide side of life

PART 1 : HIDUP



kemaren sore aku merasa sakit sekali bukan cuma dari fisik tapi juga batinku . aku ingin marah namun segera kutahan. akhirnya aku memilih keluar kamar. aku memilih untuk naik sepeda memutari kompleks naik-turun , setelah 6 tahun tidak pernah mengendarai sepeda, untungnya aku masih bisa mengendarainya cukup baik , memutari kompleks naik-turun membuatku capai sekali namun tak kufikirkan rasa letihku. yang penting aku rilex . sampe rumah aku benar-benar berkeringat dan akuh ngerasa bebanku slama 5 jam, daritadi siang, hilang .



aku pikir ini sudah selesai dan sudah tak akan sakit lagi setelah aku berolahraga sedikit. aku berjalan dengan gontai dari garasi , blum ada 5 langkah akuh jatuh . pening , aku jalan lagi tujuanku ke kamar untuk istirahat sejenak. di ruang keluarga aku kembali terjatuh dan sudah tak kuat untuk berdiri lagi , mamah yang sedang berada tepat di sampingku kaget dan segera melarikan diriku menuju RS.


masih terasa pening dan mataku berat . saat itu, rongga pernafasanku kembali sesak . dadaku sakit sekali . aku terheran-heran. biasanya refleks mamah tidak secepat itu. perubahan yang cukup ganjil.

alhasil paginya aku sama sekali nggak bisa bangun, mamah masuk kamar dan menanyakan kabarku. aku cuma senyum seakan baikbaik saja. hatiku berteriak, SEMUA JAUH DARI BAIKBAIK SAJA!!! HATIKU SAKIT! AKU MERASA LEMAH! BODOH!!



aku tahu percuma saja ucapkan kenyataan di rumah yang isinya hanya kepalsuan. jam 10 pagi, kuputuskan untuk keluar kamar. lengang. seperti biasa, tak ada orang di rumah jam segitu. mamah sudah pasti pergi entah kemana. ayah pun pasti udah di kantor ngurus ini-itu tetek-bengek perusahaan yang lebih penting daripada nyawa dan kebahagiaanku. adikku? sekolah. melupakanku ketika mereka bertemu dengan teman-teman yang bisa memberi semua yang mereka mau.



aku hanya tersenyum sebentar dan memutuskan untuk mandi. menyegarkan badan dan mendinginkan otakku. sering terfikir bahwa aku bukan anak kandung mereka. mana mungkin mereka yang segar bugar dan bisa apa aja itu melahirkan aku yang sakit-sakitan dan hidup hanya dengan obat yang berbeda di tiap sesi minum dan makanan yang tak bisa kupilih sesukaku? aku hanya menghela nafas.

(to be continue)

No comments: