“kau kenal dia? dekat dengannya?” tanya Alexander penasaran
“kenal. She’s my classmate. Dia juga populer karena anak OSIS.” Jawab Kevin
“kau dekat dengannya? Enak sekali! Ngomong-ngomong dia yang ada di subway kemarin dulu itu kan?” tanya Eli
“ah, aku tidak dekat dengannya. Kiseop kan yang dekat dengannya.” Ucap Kevin yang ingin menyindir Kiseop
“ngomong-ngomong kenapa Kiseop hyung ikut ke dapur?” tanya Dongho baru sadar kalau Kiseop tadi ikut jalan ke dapur membantu Hyojin membawa piring-piring kotor.
“sebenarnya aku juga penasaran apa hubungan Kiseop dengan Hyojin. Dia hanya bilang mereka memang dekat sekali.” Ucap Eli menjawab kata-kata Kevin barusan
“ya. Kelihatan kok mereka SANGAT SANGAT dekat. Kiseop mengantarnya ke sekolah beberapa kali.” Ucap Kevin masih dengan nada ketus.
“jangan jangan mereka…” gurau anak-anak U-KISS yang lain sambil tertawa
“mereka memang dekat. Tapi kenapa nada suaramu begitu ketus? Memang kau sendiri ada hubungan apa dengan Hyojin?” tanya Kibum sambil meneruskan makannya
“na!? eopseo!” jawab Kevin refleks. “neon baboya, Kev! Kenapa kau terlalu cepat menjawab! Pikirkan baik-baik!” gerutu Kevin pada dirinya sendiri dalam hati.
“eotteoke? Enak kan makanannya?” ucap Kiseop yang tiba-tiba datang
“hyung odie gasseyo?” tanya Dongho.
“aku dari dapur. Membuat sendiri bibimbap-ku. Waeyo?” tanya Kiseop
“aniya. Just curious.” Ucap Dongho.
“oo~ jarhanhae~ neon yong-o jarhanhae.” Ucap Eli di sebelah Dongho.
“aku sudah bilang, aku ini jenius!” jawab Dongho tidak mau kalah. Mereka semua tertawa, kecuali Kevin tentu.
“Kiseop. Kau dan Hyojin sebegitu dekatnya ya?” tanya Alex
“waeyo hyung? Jiltu-iyeyo? Hahaha.” Ucap Kiseop bercanda.
“aniya! Buat apa aku jealous padamu?! I’m just curious. Aku tidak pernah tau kau sebegitu dekatnya dengan seorang cewek. Jangan-jangan kau selalu kirim message ke dia ya? Dia yang selalu kau kirimi ucapan itu?” tanya Alex
“ya! Hyung! Diamlah!” ucap Kiseop memukul Alex pelan.
“message? Sial! Kenapa Hyojin tidak mau hanya mengirimiku e-mail sekali saja tapi mau membalas message Kiseop dan menelponnya?! Apa dia pacar Kiseop? President kan melarang kita pacaran.” Ucap Kevin dalam hati.
“…vin!! Kevin!! Kev! Kau ini daritadi dipanggil tidak menoleh! Kau daritadi kemana sih? Sibuk dengan duniamu sendiri. Heran.” Ucap Kibum menggoyang badan Kevin agak sebal.
“ah, mianha,” jawab Kevin
Mereka selesai makan dan bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing.
“thanks for those delicious foods.” Ucap member U-KISS hampir bersamaan.
“yes. Come back again next time~.” Jawab Hyojin tersenyum manis. Senyum yang selama ini membuat Kevin menjadi seperti bukan dirinya sendiri.
“kalian duluan saja. Aku akan bantu-bantu di sini. Hati-hati yeorobun!” ucap Kiseop
“lain kali ajak aku kalau kau mau tinggal lebih lama di sini, Seop!” ucap Alex bergurau, disambut tawa member yang lainnya.
***
Kali ini setelah selesai latihan, Kevin pura-pura pinjam ponsel Kiseop untuk mencoba menelpon iphone-nya. Dengan segera Kevin menyalin nomor ponsel Hyojin. Setelah selesai, Kevin pamit pulang duluan. Di kamarnya malam ini.
to: Hyooo~
Annyeonghaseyo~ ini aku Kevin. Aku dpt nomormu dari Kiseop. Tak apa kan aku mengirim sms padamu? babbeulkayo?”
Tak berapa lama kemudian, Hyojin membalas. Mereka pun saling berkirim sms.
from: Hyooo~
Annyeonghaseyo! Oh, kau Kev! Of course, no problem. Tidak terlalu, kenapa?
To: Hyooo~
Ah aniya. Aku hanya bertanya. Oh ya, seminggu yang lalu, kenapa kau tidak mengirimiku e-mail? Aku kan sudah menuliskan alamatnya?
From: Hyooo~
e-mail? Alamat? Kau tidak pernah memberikannya. Memangnya ada apa?
To: Hyooo~
Jinjja?! Kau tidak menerima kertas kecil apapun?
From: Hyooo~
Ye, jeongmal. Aku tidak tau apapun.
To: Hyooo~
Ah, ne. gwaenchanha. Mianha, aku masih ada urusan. Nanti kita sambung lagi ya~
***
Kevin segera berhenti mengirim message kepada Hyojin dan terduduk.
“jinjja! Neon jeongmal babo babo! Pasti kertas itu jatuh! Bagaimana bisa aku menyalahkan Hyojin? Dia bahkan tidak tau apa-apa! Ah, aku rasa aku harus berkata secara langsung kepadanya di sekolah besok. Masalah ini sudah terpecahkan.” Ucapnya pada diri sendiri.
Kevin merasa lega dia sudah tau apa penyebab Hyojin tidak mengiriminya e-mail dan membuatnya menunggu seperti ayam akan bertelur.
“Kevin-ah, you’re really going crazy because of her! aku tidak tahu bahwa rasa yang aku pendam selama 1 tahun ini bisa menjadikanku setengah gila. Ditambah lagi keberadaan Kiseop! Aku harus lebih dekat dengan Hyojin dan menyingkirkan Kiseop darinya. Ah, gara-gara statusku sebagai member U-KISS, aku tidak bisa dekat dengannya di sekolah.” Ucap Kevin berbicara pada dirinya sendiri seperti orang gila.
No comments:
Post a Comment