Tuesday, October 12, 2010

The Time Line [part 1]

Staring :
- Lee Jin Ki – Onew
- Kim Jong Hyun – Jjong
- Kim Ki Bum – Key
- Choi Min Ho – Mino
- Lee Tae Min – Taem
- Kang Young Wook – Youngie [start from part 3]
- Choi Hyo Jin - Hyo

Part 1
[ Lee Jin Ki POV ]

Hai, namaku Lee Jin Ki. Tapi manusia dan rekan-rekanku memanggilku dengan nama Onew. Nama yang singkat dan gampang diingat. tugasku ada di bumi ini adalah untuk melindungi seorang manusia bernama Choi Min Ho. Aku bukan malaikat, bukan pula iblis. Aku pelindung, yah, dalam bahasa manusia mungkin aku sama halnya seperti malaikat. Namun bangsaku dan bangsa malaikat sangat berbeda. Jauh berbeda. Tugas kami hanya melindungi, kami tidak sering menampakkan diri di depan manusia lain, bahkan kadang tidak terlihat. Namun kami juga punya musuh layaknya malaikat dan iblis. Iblis sendiri pun menjadi musuh kami ketika mereka menggangggu manusia kami. Kami bisa dilihat oleh manusia dengan kekuatan khususnya dan manusia-manusia terpilih. Dan ternyata takdirku adalah melindungi namja bernama Choi Min Ho. Agak menyebalkan memang, kenapa aku harus melindungi seorang… NAMJA. N.A.M.J.A yang berumur 19 tahun bernama Choi Min Ho. Namun aku tidak seperti pelindung lain yang mau datang dan pergi sesuka hati mereka, aku pasti ada di dekat manusiaku. Well, dia membutuhkanku. Sangat. Itu kenapa dalam sehari aku bisa 18 jam menjadi manusia dan sisanya menjalankan tugas penuh sebagai pelindung.

Kami para pelindung adalah sosok yang dapat terlihat apabila sesuatu, dalam hal ini manusia, yang kami lindungi masih percaya penuh terhadap eksistensi dan kekuatan kami untuk melindunginya. Namun biasanya bangsa kami mendapat manusia seorang yeoja, karena sebelum yeoja itu menemukan seorang namja yang lebih ia percaya untuk melindunginya, kamilah pelindung sang yeoja itu. kebalikan dengan rekanku yang berjenis yeoja, mereka mendapatkan seorang namja. Bangsa kami jarang mendapat jenis yeoja, karena menurut kepercayaan kami yang disesuaikan dengan para manusia, namja yang harusnya melindungi yeoja. Makanya tidak heran kalau hanya ada belasan pelindung berjenis yeoja. Kami tidak dapat merubah catatan kematian mereka, hanya melindungi mereka. Contohnya, ketika manusia yang kami lindungi kecelakaan dan belum saatnya ia mati, maka tugas kami menyelamatkannya. Namun bila dalam catatan kematiannya ia akan mati karena kecelakaan tersebut, kami akan membuat diri kami tak tampak untuk mereka. Kami tidak peduli dengan kisah mereka selanjutnya setelah mati. Itulah kenapa kadang manusia kami membenci kami sedetik sebelum mereka mati, karena kami para ‘pelindung’ membiarkan mereka mati begitu saja. Sebelumnya aku selalu mendapat yeoja dan bebas tugas ketika yeoja tersebut berumur sekitar 18 tahun. Tapi sekarang tantangan yang cukup sulit.

Aku pelindung senior. Aku bisa merubah wujud menjadi manusia, berteman layaknya manusia, dan menempuh pendidikan seperti manusia lain, dan juga bisa menampakkan diriku sesuka hati. Aku sudah berumur sekitar 5,5 abad, namun di dunia manusia aku berumur 21 tahun. Dunia manusia itu rumit. Namun menyenangkan. Aku mengikuti kuliah dan masuk kejurusan hukum. Kenapa aku memilih hukum? Kurasa hanya jurusan itu yang ada sangkut pautnya dengan keberadaanku di dunia manusia ini. Toh aku tidak ambil pusing karena semua di urus oleh Min Ho.

Aku tinggal bersama dengan manusiaku. Dia yang mengatur segala tentangku di dunia manusia. Kami layaknya rekan kerja. Tetap saja aku merasa risih, kenapa harus laki-laki sih yang aku lindungi? Pemandanganku tidak terlalu bagus. Choi Min Ho tipe manusia yang susah ditebak, tapi percaya atau tidak, dia sangat populer di kelasnya. Dia memang unggul dalam bidang apa saja. Aku mencuri dengar dari para yeoja yang memujanya bahwa Min Ho menjadi populer karena tinggi, berwajah tampan, senyumnya menawan, dan romantis. Hei, sebagai sesama namja, aku rasa aku lebih baik 100 tahun darinya. Min Ho bukan seorang namja yang asik, menurutku. Dia menyusahkan. Karena aku sudah terikat padanya, dia bisa memintaku melakukan hal yang dia inginkan. Sebenarnya ini semua karena kesalahanku, makanya dia mendadak seperti bos. Untung dia bukan tipe manusia yang semena-mena terhadap pelindung sepertiku.

Aku punya 2 rekan sesama pelindung. Hanya satu dari kami, yang bernama Tae Min yang beruntung. Dia mendapatkan seorang gadis yang manis untuk dilindungi. Tae Min mendapatkan adik semata wayang Min Ho. Gadis itu sangat menyenangkan, dia menganggap kami, para pelindung, seperti saudaranya. Min Ho hanya tinggal bersama dengan Hyo Jin, adiknya itu. dia begitu menyayangi manusia Tae Min. Dia kehilangan 1 orang adiknya, kakak Hyo Jin. Makanya dia menjadi sangat sayang pada Hyo Jin. Dia bahkan tidak mengijinkan laki-laki dekat dengan Hyo Jin kecuali kami, tentunya.

[Kim Ki Bum POV]

Aku Kim Ki Bum. Namun aku lebih suka di panggil Key, kenapa? Karena aku seperti kunci. Yang dapat membuka hati siapapun. Aku laki-laki biasa, seorang mahasiswa jurusan musik, cukup terkenal – menurut teman-temanku –, berumur 19 tahun, dan mempunyai seorang pelindung. Ya, pelindung. Yang kumaksud pelindung disini bukan seorang manusia yang melindungiku, hey! Aku ini namja. Kadang aku masih bingung kenapa aku mendapat seorang pelindung, bahkan sampai diumurku yang sudah termasuk usia dewasa. Aku tinggal di sebuah apartment, bersebelahan dengan sahabatku, Min Ho. Min Ho juga punya pelindung, sepertinya nasibnya sama sepertiku.

Aku tinggal sendiri karena menentang keinginan orangtuaku. Mereka ingin aku masuk jurusan kedokteran. Aku benar-benar muak dengan darah, makanya aku memutuskan untuk keluar dari rumah dan tinggal di apartment kecil yang direkomendasikan oleh Min Ho. Hubunganku dengan kedua orangtuaku tidak begitu baik. Aku sudah dewasa, tak perlu mereka.

Bagaimanapun, pelindungku itu cukup membantu. Namanya Kim Jong Hyun. Dia benar-benar menyebalkan, hanya kadang-kadang saja bisa serius. Lagaknya seperti orang penting. Dia selalu ada di dekatku, untung tidak banyak yang bisa melihat Jong Hyun. Aku muak memikirkan semua temanku tau aku diikuti kemana-mana. Dia kadang posesif. Bayangkan saja? Hanya karena aku pernah hampir – aku bilang hampir karena dia menolongku tepat waktu – kecelakaan 8 bulan yang lalu yang berhasil membuatku hampir kehilangan nyawaku, dia menjadi seperti seorang ibu pada bayinya setiap dia tahu bahwa aku dalam bahaya. Merepotkan memang, tapi harus kuakui, dia menyelamatkan hidupku. Katanya, aku belum cukup umur untuk mati. Sialan, aku juga belum mau mati saat itu! Jong Hyun mengaku umurnya di dunia manusia lebih tua 1 tahun daripada aku. Tapi informasi yang aku dapat dari pelindung Min Ho, umurnya adalah 5 abad. God! Enak sekali dia bisa hidup selama itu. kadang aku ingin bertukar posisi dengannya, tapi Jong Hyun selalu dingin menanggapi keinginanku
“aku bukan seorang malaikat atau Tuhan yang bisa mengabulkan keinginanmu, tau!” begitu jawabannya
Namun kadang ada kalanya aku benar-benar butuh pendapatnya. Makanya kubilang, dia cukup membantu.

[ Lee Tae Min POV]

Aku Lee Tae Min. pelindung termuda di antara 3 rekanku yang bekerja dalam waktu yang bersamaan denganku. Dari kami bertiga, hanya aku yang mendapat manusia seorang yeoja. Menyenangkan bukan? Kedua rekanku yang kupanggil hyung itu mendapatkan manusia seorang namja. Mereka memang aneh dan cocok mendapatkan manusia mereka itu. Manusiaku bernama Choi Hyo Jin. Dia adik dari manusia milik Onew hyung. Hyo, begitu aku memanggilnya. Dia gadis yang ceria. umurnya masih 15 tahun. Dia baru masuk SMA. Hyo tidak seperti gadis biasanya, dia tergolong misterius.

Aku seorang pelindung yang tidak terlalu suka ikut campur kehidupan manusia, aku hanya menampakkan diriku ketika dibutuhkan atau ketika aku tertarik dengan sesuatu, yang biasanya berhubungan dengan Hyo dan para hyung-ku itu. Jong Hyun hyung adalah rekanku yang satu lagi. Dia mendapatkan namja juga, dan hey! Beruntungnya kami, Kim Ki Bum, manusia – agak – sombong yang dilindungi oleh Jjong hyung, adalah tetangga keluarga Choi. Kami turun bersama, bekerja bersama, dan kemana-mana bersama. Sepertinya manusia Jong Hyun hyung tertarik pada Hyo.

Hyo tahu tentang Onew hyung dan Jjong hyung. Oh ya, aku tidak sudi memanggil Min Ho dan Ki Bum dengan sebutan hyung meski jika di dunia manusia aku lebih muda dari mereka. Aku dan Hyo seumuran, sebenarnya umurku 2,5 abad. Tak mungkin aku mengatakannya pada Hyo Jin. Itu akan membuatnya takut kepadaku, bisa-bisa dia tidak percaya akan adanya pelindung lagi. Aku bisa dihajar habis-habisan oleh kedua rekanku itu. Pernah sekali aku mengatakan bahwa aku bisa melihat kapan dan bagaimana manusia yang kulindungi mati. Manusiaku yang sebelumnya, dia mati karena seorang psycho. Tubuhnya di cabik-cabik seakan seorang serigala menerkam mangsanya. Organ dalamnya dijual. Kuceritakan itu pada Hyo, namun rupanya itu membuat Hyo ketakutan setengah mati dan selalu memintaku menemaninya setiap ia tidur. Oh well, dia tidak takut aku akan macam-macam karena dia tahu aku tak bisa apa-apa padanya. Aku bukan pelindung senior seperti Onew hyung, dia bisa menjadi manusia juga. Tapi aku tidak. Umurku terpaut 2,5 abad darinya, terpaut 2 abad dari Jjong hyung, mengerti kan kenapa aku tidak bisa menjadi manusia? Jika dalam bahasa manusia, aku ini masih… balita. Aku benci kenyataan itu, yang aku tau balita itu tidak bisa apa-apa sedangkan aku, bisa menyelamatkan nyawa Hyo Jin!

*&*

[ Kim Jong Hyun POV ]

“ya! Kim Jong Hyun! Ayolah, keluar!” teriakan Key terdengar lagi. Ini sudah ke-10 kalinya dia memanggilku pagi ini. Oh ya ampun, aku sedang malas sekali hari ini.
“Key! Aku ini bukan babumu tau. Bisa tidak biarkan aku istirahat pagi ini?” aku menyerah dan menampakkan diriku. Telentang di atas kasur Key. Dengan rambutku yang masih acak-acakan. Kami para pelindung menampakkan diri layaknya gambar hologram yang perlahan menjadi nyata. Itu sebenarnya kata-kata dari Key yang kuambil.
“WOA! Jjong! Bagaimana bisa kau ada di kasurku!? Bangun cepat! Kau semalam tidur di sampingku?!” ucap Key lagi-lagi berteriak. Kamarnya semakin ramai saja. Untung dia tinggal sendiri
“mm. Aku semalam tidur di sampingmu. Memangnya kenapa? Kau ini seperti seorang yeoja saja teriak-teriak tiap pagi! Aku kan tidak akan mengganggu tidurmu.” seruku sebal
“cepat bangun, aku hari ini ada kuliah. Lindungi aku.”
“ya! Kim Ki Bum! Aku bukan bodyguard-mu. Aku tahu kapan harus melindungimu, kapan aku bebas tugas.” Jawabku semakin kesal dengannya, kadang dia lebih parah daripada yeoja manapun. “kuliah saja sana! Aku pasti sudah ada di dekatmu ketika kau akan terkena bahaya. Rewel sekali sih.” Rutukku gemas melihat tingkahnya.
“aku punya firasat jelek hari ini, Kim Jong Hyun!” serunya
“semanja itukah Kim Ki Bum yang aku kenal? Tenang saja, aku pasti tahu kapan kau harus dilindungi.”
“asal kau tidak cerewet sebelum menolongku saja, okelah.” Lanjutnya segera keluar dari kamar.

Kim Ki Bum. Key. Dia manusiaku. Baru kali ini aku mendapat tugas menjaga seorang namja yang cukup rumit seperti Key. Well, aku rasa dia ini namja yang feminin. Bayangkan? Dia lebih fashionista daripada adik Min Ho, si Hyo Jin itu. dia bisa masak, mengurus apartment sendiri. Aku awalnya mengira dia itu seorang yeoja. Kadang dia baik, tapi lebih sering menjadi seseorang yang menyebalkan. Baru kali ini aku tahu ada seorang namja yang sekompleks dirinya. Aku heran kenapa dia bisa menjadi seorang yang populer, bersama dengan Min Ho. Manusia Onew hyung.

*&*

“Hyo, hari ini kau tidak masuk sekolah lagi?” tanya Key yang ada di rumah Hyo Jin lagi
“iya oppa, Minoppa ( panggilan sayang dari Hyo Jin untuk Min Ho ) dan Taem masih melarangku masuk sekolah.” Jawab Hyo Jin.
“ya! Kenapa kau melarangnya masuk sekolah sih!?” sembur Key pada Min Ho yang sedang asik membaca sebuah artikel di komputernya.
“kakinya belum sembuh benar. Tidak mungkin kan aku biarkan Hyo berjalan tertatih?” tanya Min Ho acuh. “Jin Ki, bisa minta bantuan?” tanya Min Ho tanpa menoleh
“kau kini tau kapan aku ada dan tidak.” Jawab Onew, tangannya bersedekap. Matanya memicing, dia tahu Min Ho akan meminta macam-macam lagi.
“aku sudah bersamamu hampir 2 tahun, Jin Ki.” Jawab Min Ho.
“Min Ho ya! Setidaknya panggil aku hyung!” protes Onew.
“kau bukan hyung-ku. Buat apa?” jawab Min Ho enteng, terkekeh

No comments: