[Lee Jin Ki POV]
Aku benar-benar tidak habis pikir. Rupanya masih ada saja iblis yang masuk ke dalam rumah Min Ho ketika kami sedang tidak ada di dekat Hyo Jin. Sekarang aku harus membersihkan semuanya dan menarik Hyo Jin keluar. Tapi yang jadi masalahnya, iblis yang bersama Hyo Jin hanya iblis yang baru lahir beberapa hari yang lalu. Auranya tidak kuat, dan aku tidak dapat mendeteksi apa dia sudah pergi dari Hyo Jin atau belum.
Aku harus menarik Hyo Jin keluar. Harusnya ini tugas Tae Min sebagai pelindungnya, tapi bahkan iblis itu bisa menghasut Hyo Jin untuk mengusir Tae Min dari dekatnya. Aku harus bisa masuk ke kamar Hyo Jin bertiga, lengkap dengan Jong Hyun dan Tae Min. lebih baik aku segera menuju ke rumah Ki Bum.
“Onew hyung, ngapain kau ke sini?” Jong Hyun langsung melontarkan pertanyaan begitu aku sampai di ruang tamu rumah Ki Bum.
“Hyo Jin butuh kita.” Tepat setelah aku mengucap kata Hyo Jin, Tae Min menampakkan wujudnya di depanku. Rekanku satu itu benar-benar tidak bisa diatur bahkan hanya untuk masalah menampakkan wujudnya.
“bagaimana keadaan Hyo Jin?” tanyanya. Nada khawatir tergambar jelas dari wajahnya. Baru sekali ini aku melihat Tae Min begitu cemas.
“ternyata benar bahwa aku tidak bisa lengah. Masih ada iblis yang berkeliaran di sekitar rumah Hyo Jin.” Jawabku hati-hati. Aku tidak ingin Ki Bum ikut mendengarnya. Ini bukan masalah manusia.
“lebih baik kita pergi dari sini.” Ucap Jong Hyun menarikku dan Tae Min keluar.
Kami memutuskan untuk menuju ke arah atap apartment dan segera melanjutkan topik tadi.
“jadi, ada apa?” tanya Tae Min, wajahnya bertambah cemas. Dia semakin terlihat dewasa.
“Hyo Jin?” tanya Jong Hyun memancing kata-kataku
“aku butuh kalian untuk ikut aku mengusir bayi iblis yang kekuatannya mungkin saja setara denganmu, Jjong. Aku tidak tahu pasti, tapi sejak tadi sore aku mendengar Hyo Jin meraung-raung seperti orang kesakitan dari dalam kamar. Aku tidak berani masuk karena Hyo Jin tahu kapan dan di mana aku ada. Satu-satunya yang masih tidak terdeteksi oleh Hyo Jin adalah kau, Kim Jong Hyun.”
“lalu apa tugasku?”
“keluarkan Hyo Jin dari kamar. Bujuk dia bagaimanapun caranya.”
“tapi katamu, iblis itu kekuatannya bahkan sama denganku? Apa kau mau menjamin kalau aku yang hangus karena dia? Dan dia tidak tahu kapan aku ada. Bagaimana bisa aku menariknya keluar?” dari nada suaranya, Jong Hyun terlihat takut. Ini kali pertama aku melihatnya ketakutan.
[Lee Tae Min POV]
“karena kau tidak bisa terdeteksi itulah maka iblis itu pun tidak akan menemukanmu. Kau kan bisa menariknya dengan caramu sendiri. Anyway, aku tidak tahu dia ada di bawah pengaruh iblis seperti yang aku lihat atau jangan-jangan…” Onew hyung menggantung ucapannya
“penghancur! Sialan! Aku tidak bisa diam. Biarkan aku yang kesana.” Aku segera berdiri, kepalaku panas. Aku sangat benci dengan musuh bebuyutan kami itu. namun Onew hyung dan Jong Hyun hyung keburu menarikku duduk dan mencengkeram bahuku.
“sabar dulu! Kalau benar yang ada bersamanya adalah penghancur, harusnya Min Ho juga merasakan. Jadi kupikir ini adalah iblis. Aku masih belum bisa mengukur seberapa besar kekuatan iblis itu. lebih baik serahkan pada Jong Hyun. Setelah Jong Hyun berhasil bawa keluar Hyo Jin. Segera bersihkan Hyo Jin dan lindungi dia selama 24 jam penuh! Jangan sekali-kali menghilang dari hadapannya!” Onew hyung menjelaskan segalanya dengan detail. Aku masih tidak bisa berfikir jernih. Bagaimana bisa aku selalu ada di dekat Hyo Jin?
Akan segera kulakukan perintah dari Onew hyung. Ini menyangkut Hyo Jin. Apapun akan kulakukan untuk melindunginya, sebelum poinku berkurang dan aku harus pergi darinya. Aku tidak tahu sejak kapan aku menjadi seposesif Jong Hyun hyung pada manusianya. Aku hanya tidak bisa melihat wajah kesakitan Hyo Jin. Hanya 1 yang harus kulakukan,
“kita berjaga di luar kamar Hyo Jin.” Ucapnya mengakhiri penjelasan misi kami.
“kalau aku tidak keluar selama setengah jam…”
“aku akan masuk. Kubunuh iblis itu!” jawabku masih marah.
“kalau kau semakin emosi, bisa-bisa kau tidak ubahnya iblis itu sendiri! Bersabarlah! Pikirkan dengan kepala dingin.” Ucapan Onew hyung kali ini berhasil menenangkanku sedikit.
Akhirnya setelah kami berhasil menyusun misi, kami bertiga segera turun dan kembali ke rumah Key.
[Kim Ki Bum POV]
Sebenarnya ada apa sih dengan mereka ini? Sekarang mereka malah meninggalkanku di rumah. Lebih baik aku keluar sebentar. Dasar para pelindung, banyak sekali sih rahasia di antara mereka dan manusia? Aku jadi ingin seperti mereka.
Tok..tok..tok…
No comments:
Post a Comment