Thursday, September 9, 2010

When The Flower Blooming

Staring:
- U-KISS member
- Park Hyojin


“look! Hyojin lihat! Itu kan anak-anak U-KISS!” ucap Reina dengan semangat saat di subway pulang sekolah kali ini.
“ah, iya iya aku tau. Aku sudah melihat mereka.” Jawab Hyojin sekedarnya. “lagi-lagi U-KISS. Di sekolah juga ketemu salah satu personil mereka. Aku juga dekat dengan Kiseop. Aku capek, dikelilingi para fans U-KISS. Aku saja tidak sebegitu fanatik melihat mereka. Bosan.” Lanjut Hyojin dalam hati
“kenapa sih kau selalu seperti itu tiap kali melihat mereka? Mereka kan terkenal!” protes Hani yang disebelahnya.
“aku lebih suka boyband lainnya.” Jawab Hyojin masih cuek.
“aigoo~ aku juga suka yang lain. Tapi aku juga suka mereka!” ucap Hani.
“kok mereka bisa ya naik di subway? Kyaa~ lihat deh semua orang juga diam-diam mengambil foto mereka!” ucap Reina semakin menjadi-jadi
“ternyata meski sudah lihat di sekolah, tetap saja berdebar melihat mereka dengan baju bebas!” ucap Hani heboh.
“kalian sih enak, 1 sekolah dengan Kevin!” ucap Reina mencibir
Hyojin tidak sadar bahwa ada seseorang yang terus memperhatikannya dari arah anak-anak U-KISS. Pria tersebut tersenyum dengan manis ke arah Hyojin, namun dengan segera Hyojin memalingkan muka. Reina dan Hani kaget saat pria tersebut tersenyum dan membalas senyumannya namun sang pria segera menoleh ke arah lain. Hyojin menahan tawa melihat tingkah laku kedua teman baiknya yang benar-benar menunjukkan bahwa mereka adalah 100% fangirl. Hyojin merasa sang pria memperhatikannya dan merasa risih. Hyojin pindah tempat duduk di samping kiri Hani agar tertutup badan Hani yang cukup gembul.
“kok pindah?” tanya Hani kaget
“aku mau tiduran di bahumu. Aku capek sekali hari ini.” Jawab Hyojin tanpa berpikir saat menjawabnya.
Mereka sampai ke pemberhentian line 3.
“ah! Kenapa secepat ini sih sampainya?! Bye bye, aku turun dulu!” ucap Reina.
bucha bucha Reina! Bye bye!” ucap Hani dan Hyojin senyum.


Sementara itu di tempat duduk anak-anak U-KISS. Eli melihat Kevin sedari tadi sibuk menatap ke arah barat. Eli hanya tersenyum dan terus berbicara kepada Alexander dan Dongho. Namun, lagi-lagi dia melihat Kevin mencuri pandang kesana. Eli melihat seorang wanita berseragam Dongguk High School. Seragam sekolah Kevin
“ya! Kevin-ah! Melihat ke arah mana sih? Aku perhatikan kau dari tadi…” Tukas Eli tiba-tiba
“ah! Eng.. enggak kok! Aku nggak melihat kemana-mana. Aku hanya melihat sekeliling saja. Ternyata naik subway itu mengasyikkan juga ya. Ada untungnya kita ber-7 naik subway hari ini. Aku kan belum pernah coba. Hehe..he.” Ucap Kevin kaget dan berusaha berkilah.
gotjimal! Kau pikir aku ini siapamu hah? Aku tau gelagatmu saat berbohong, Kev. Siapa sih yang kau amati dari tadi?” tanya Eli
“ah, bukan kok! Aku tidak mengamati siapapun. Suer deh!” ucap Kevin berusaha meyakinkan Eli
“ada apa sih?” tanya Kiseop ikut penasaran
“Kevin sepertinya sedang mengamati seseorang. Mungkin salah satu dari 2 orang cewek berseragam SMA itu.” ucap Eli menunjuk ke arah Hyojin dengan isyarat matanya
aniya! Aku tidak memperhatikan siapapun!” ucap Kevin terus berdalih


“ah! Pemberhentian line 5! Bye bye Hyojin!! Aku duluan ya. Hati-hati! Aku harap kau bisa didekati salah satu anak-anak U-KISS haha. Bye~ cerita-cerita tentang mereka padaku besok ya!!” ucap Hani segera turun
bucha bucha Hani-chi! Take care~ call me later! Buat apa aku memperhatikan mereka?” jawab Hyojin diikuti bahasa tubuh.
Mendadak, Kiseop mendekati Hyojin. Hyojin kaget saat dia tau ada yang duduk di sebelahnya.
“Hyojin-ah! Is it you? Whoah! Aku tidak tau kalau kau selalu naik subway setiap pulang sekolah.” Ucap Kiseop kaget
“ah! Seoppa! Akhirnya ketahuan juga aku disini. Ya, aku selalu naik subway. Mana mungkin aku naik bus?” ucap Hyojin lalu toss persahabatan mereka.
Keduanya ngobrol dengan sangat akrab. Mereka bahkan bercandaan. Terlihat bahwa sikap dingin Hyojin berubah dengan sikap bersahabat, benar-benar beda dengan ketika memperlakukan Kevin.


Kiseop dekat dengannya? Dia siapanya Kiseop sih?” tanya Kevin dalam hati sambil membuang muka.
anak ini dari tadi melihat ke arah Kiseop dan cewek itu. ngomong-ngomong siapa sih cewek itu buat Kiseop dan Kevin?” Eli pun ikut penasaran dan berfikir.
***
“ah! Aku sudah sampai. Bye bye~ ittabayo~” ucap Hyojin pamitan. “gawat! Kiseop ada di dekatku tadi! Aku tidak sadar! Pasti aku bakal dapat banyak antis dari kejadian ini. Sial!” ucap Hyojin dalam hati. Cemas.
ne, bucha bucha!” ucap Kiseop dengan senyum mautnya.
Kiseop segera pindah menuju ke bangku anak-anak U-KISS lagi. Sebentar lagi mereka juga sampai di lokasi pembuatan MV mereka.


Pembuatan MV sudah setengah selesai. Anak-anak U-KISS pun makan malam dahulu sebelum melanjutkan syuting MV bagian selanjutnya. Kevin masih memikirkan hal yang tadi. Dia terlihat lebih diam hari ini.
“Kev! Kau kenapa sih? Mendadak jadi pendiam?” tanya Alexander kaget dan menyenggol Kevin pelan.
“ah! Aniya. Aku tidak kenapa-kenapa. Mungkin aku Cuma capek.” Jawab Kevin tak semangat untuk menjawab. Kevin pindah ke kursi di ujung untuk makan.
“kenapa dia?” tanya Kibum heran.
molla. Saat aku tanya, dia menjawab ala kadarnya,” ucap Alexander sambil mengangkat bahu.
“hey hyung! Kok makan sendiri?” tanya Dongho mendekati Kevin.
“ah, minggir sana! Aku sedang tidak mau diganggu!” ucap Kevin agak ketus.
“ya! Wae irae!? Aku kan datang baik-baik!” ucap Dongho ikut sebal dan gabung ke anak-anak U-KISS yang lain. “aigoo jinjja! Kevin hyung itu kenapa!” ucap Dongho sambil makan dengan penuh kekesalan.
“Dongho-ya~ biarkan saja Kevin sendiri dulu. Mungkin dia sedang ada masalah.” Jawab Kiseop dengan tenang.
sialan kalian semua! Kedengaran tau! Lagipula kau sok tenang, Kiseop! Sebenarnya dia itu siapamu?! Aku duluan yang memperhatikannya. Tiba-tiba dekat dan akrab sekali! Seenaknya dia!” rutuk Kevin dalam hati.
Setelah selesai makan, mereka kembali sibuk dengan pembuatan MV. Karena di dalam syuting MV Kevin dan Kiseop tidak ada adegan harus bersama, Kevin bisa melakukan semua secara professional. Mereka selesai jam 3 dini hari.
jeongmalyo~~ I’m really tired!” ucap anak-anak U-KISS dengan segera tepar di kursi.
“lebih baik kalian segera masuk mobil dan pulang ke rumah. Kalian harus istirahat karena kesibukan lain masih menunggu besok.” Ucap manager U-KISS dengan bijak
ye~” ucap anak-anak U-KISS koor.
“terutama kau, Kev. Kau terlihat agak.. beda.” Lanjut manager terlihat memikirkan kata-kata yang pas untuk menggambarkan keadaan Kevin saat ini
nan gwaenchanha.” Jawab Kevin tanpa menoleh.
“Kev! Ini hoodie-mu.” Ucap Kiseop saat beres-beres akan menuju mobil.
Kevin segera menyaut hoodie-nya dari tangan Kiseop dan berlalu. Tanpa basa-basi dan ucapan terima kasih.
“hey! Kau ini kenapa? Ada apa denganmu? Aku punya salah?” tanya Kiseop kaget
aniya!” jawab Kevin ketus
Kiseop menoleh ke arah yang lain dan dijawab dengan angkat bahu alias tidak tahu. Di mobil, Kevin duduk di belakang bersama dengan Kibum, Alexander dan Dongho. Mendadak cellphone Kiseop berbunyi.
yeobosseyo?” tanya Kevin segera mengangkat ketika tertera nama Hyojin di layar ponselnya. “mwohaneun geoyeoyo Jina? Kau terbangun? Kau sakit? Takut?” tanya Kiseop segera melayangkan seribu pertanyaan tanda dia khawatir.
aniya, aku belum tidur. Aku tidak bisa tidur. Apa aku mengganggu?” tanya Hyojin. Suaranya terdengar cukup jelas karena anak-anak U-KISS selain Kevin dan Kiseop sudah tewas.
ani. Kau tidak mengganggu. Aku baru selesai syuting MV dan segera pulang. Ngomong-ngomong, kenapa tadi kau baru pulang sore seperti itu?” tanya Kiseop memulai obrolan.
“aku sibuk dengan urusan OSIS. Sebentar lagi kan ada pensi di sekolahku.” Jawab Hyojin lirih
“ah, lalu kau tidak tidur karena sibuk mengurusi pensi itu? perlu bantuan?” tanya Kiseop
ani. Tidak perlu. Kau harusnya istirahat saja yang banyak. Oh iya, aku rasa kalian, U-KISS member, tidak perlu naik subway seperti itu. itu akan menimbulkan banyak omongan. Semoga harimu menyenangkan, tidur sana! Gomawo ya tadi menemaniku ngobrol di subway. Jaljayo~” Ucap Hyojin
ah! Itu telpon dari Hyojin?! Ada hubungan apa sih antara mereka?!” tanya Kevin dalam hati. Kaget.
“ya sudah. Kau juga tidurlah sana. Jangan memaksakan. Annyeong.” Ucap Kiseop
ne, annyeong!” jawab Hyojin. Lalu telpon diputus.


to be continued ...

No comments: